CDI TIGA KABEL TANPA PULSER COIL
Rangkaian pengapian yang sangat simpel dan praktis ,biasa digunakan untuk modifikasi sistem pengapian konvensional platina/contack breaker dari jenis HONDA CB ,atau GL, walaupun ada beberapa kelemahan yang perlu disempurnakan .Salah satu keunggulan CDI jenis ini mempunyai tingkat RPM yang tinggi ,yang hanya dibatasi oleh nilai capasitor dan kemampuan mesin itu sendiri . Jika pemasangannya sangat teliti dan punya ketekunan menyelaraskan magnet ,menempatkan kutub magnet terhadap kumparan/spul generator dengan tepat, CDI ini tidak kalah bagusnya dibanding CDI yang lebih kompleks dan canggih.
Inilah rangkaiannya;
Arus listrik dari spul generator masuk melalui dioda 1 dan mengisi capasitor sampai mencapai tegangan sumber ,sementara SCR masih menyumbat , dan pada saat spul generator yang menuju dioda 1 berubah menjadi negatif , maka spul massa menjadi positif dan masuk melalui R3 hingga memicu SCR menjadi menghantar ,sehingga muatan listrik pada capasitor dilewatkan melalui dioda 3 yang selanjutnya melalui massa arus listrik dilewatkan ke kumparan primer coil ignition ,dan menimbulkan induksi ke kumparan sekunder untuk digunakan pembakaran pada busi /spark plug.
Dioda 4 berfungsi untuk menghubungkan belahan 1 capasitor dengan massa pada saat dioda 1 mengisi belahan 2 capasitor . R1 R2 berfungsi sebagai pembagi arus dan tegangan bagi pemicu SCR .
Rangkaian pengapian yang sangat simpel dan praktis ,biasa digunakan untuk modifikasi sistem pengapian konvensional platina/contack breaker dari jenis HONDA CB ,atau GL, walaupun ada beberapa kelemahan yang perlu disempurnakan .Salah satu keunggulan CDI jenis ini mempunyai tingkat RPM yang tinggi ,yang hanya dibatasi oleh nilai capasitor dan kemampuan mesin itu sendiri . Jika pemasangannya sangat teliti dan punya ketekunan menyelaraskan magnet ,menempatkan kutub magnet terhadap kumparan/spul generator dengan tepat, CDI ini tidak kalah bagusnya dibanding CDI yang lebih kompleks dan canggih.
Inilah rangkaiannya;
Dioda 4 berfungsi untuk menghubungkan belahan 1 capasitor dengan massa pada saat dioda 1 mengisi belahan 2 capasitor . R1 R2 berfungsi sebagai pembagi arus dan tegangan bagi pemicu SCR .

25 komentar:
Trus gmn klo kta sambung ke bobengx?? /Koilnya???
Spin ku udah pakai pengapian ac,,apa bisa gan?
Saya sdh coba buat dan berhasil
Kalo buat gl bisa g gan
Kalo buat gl bisa g gan
Di coba
mas timing nya gmn?
aku masih g faham.
Di pasang di motor grand bisa gk bosss
Klo pasang di gl bisa bang?
Untuk menggantikan platina..
Mohon petunjuk bang?😣
Udh di cob tp kok gk bisa ya..
Saya coba kok gak berhasil ya mas kekurangan di mana yo
bisa dipakai untuk vespa sprint tidak om
Bagusnya dg cdi yg memakai pulser
Bisa saja ,tapi lbh bagus lg dg cdi pakai pulser, dg pulser coil yg dipasang di blok platina .
Timingnya bisa dg capasitor paralel R1 dan R2 ,kapasitasnya disesuaikan antara 1uf sd 4,7uf ...tapi yg lbh penting posisi magnetnya ,ketika TMA spul hrs dalam siklus negatif...karena siklus negatif yg memicu CDI .
Tdk bisa , hrs dg cdi dg pulser coil
Tidak bagus ,untuk GL cari CDI dg pulser coil
Coba cek keluar percikan tidak di busi ,kalau tidak berarti kesalahan rakit
Untuk vespa bisa saja ,tapi lebih bagus dg CDI pakai pulser
Untuk vespa bisa saja tapi kurang tepat ,lbh baik dg CDI pake pulser.
Kalau dipasang dimobil tua yang masih memakai platina kira kira gimana bagus
sip iku
Posting Komentar